Desain rumah impian di dunia arsitektur
memang bermacam-macam, mulai dari desain rumah bergaya minimalis sampai dengan desain rumah
bergaya klasik. Walaupun desain rumah
yang banyak diminati adalah desain rumah bergaya minimalis, tidak ada salahnya
untuk menambah wawasan mengenai tipe desain rumah lainnya yang juga unik dan
artistik. Contohnya seperti yang akan dibahas oleh tim desain rumah kali ini, yakni desain
rumah mediterania yang cantik dan anggun.
Mediterania tidak hanya terkenal
dengan citarasa makanannya yang sangat lezat, tapi juga desain arsitekturnya
yang sangat menawan. Desain rumah Mediterania memang belum terlalu umum
dijumpai pada arsitektur rumah hunian di Indonesia. Hal ini mungkin dikarenakan
hunian dengan pembangunan desain rumah mediterania membutuhkan penanganan
khusus oleh arsitek jika ingin hasilya bagus dan sempurna. Rumah ini memiliki
banyak sekali ciri khas yang harus ditonjolkan misalnya seperti ukiran atau
ornamen khas Mediterania yang harus ditampilkan pada tepian dinding, bingkai
jendela, bingkai pintu, tiang-tiang pilar di rumah, dan bahkan pembatas tangga,
balkon, dan pagar. Oleh karena itulah pembangunannya terbilang cukup mahal
dibandingkan dengan pembangunan rumah bergaya minimalis, hal ini dikarenakan
banyaknya ornamen dan furnitur dengan bentuk khusus yang harus dibeli untuk
menyempurnakan keindahan dan keanggunan desain rumah Mediterania.
Gaya
desain rumah mediterania sendiri berasal dari wilayah sepanjang pesisir lautan Mediterania yang beriklim subtropis.
Atena, Barcelona, Beirut, Yerusalem, Madrid, Marseille dan Roma merupakan
deretan kota yang terdapat di wilayah ini. Ciri iklim di area ini adalah musim
panas yang hangat hingga panas dan kering, dan musim dingin yangmild dan
basah. Hal ini dikarenakan wilayahnya yang berada dekat dengan Laut Mediterania, sehingga diperlukan gaya rumah yang
dapat memberikan suasana sejuk di musim panas namun bisa menciptakan suasana
hangat di musim dingin.
Elemen dekoratif yang khas pada desain rumah mediterania adalah
banyaknya tiang-tiang pilar besar dan tinggi yang digunakan sebagai penyangga
eksterior rumah. Tiang-tiang ini biasanya menggunakan aksen berputar atau
spiral yang elegan, disertai dengan ukiran tertentu dibagian bawah dan atasnya.
Selain itu, ciri khas lain
yang dapat dijumpai pada desain rumah mediterania adalah, kita bisa menemui
kubah-kubah mewah seperti yang sering kita lihat di masjid-masjid besar. Hal
ini dikarenakan adanya pengaruh arsitektur Islam pada desain rumah Mediterania.
Bahkan dari jenis ukiran jendela dan pintunya pun sangat kental dengan suasana
Timur Tengah atau Arabic, contohnya penggunaan kisi-kisi teralis jendela dengan
pola kulit nanas. Namun, selain penggunaan atap berbentuk kubah, ada juga yang
lebih senang mengaplikasikan atap berbentuk pelana dengan ukiran yang identik
dengan gaya spanyol kolonial.
Untuk jenis pintu dan jendela
pada desain rumah Mediterania sendiri, kita bisa menggunakan jenis jendela dan
pintu bergaya Spanish Renaissance, Romawi Kuno, atau Maroko. Bahkan jika dirasa
pas, Anda bisa menggunakan jendela dan pintu bergaya Kolonial dengan ventilasi
udara berbentuk setengah lingkaran.





Komentar
Posting Komentar